Memelihara Tupai (Seri Sayang Binatang)
Salam Pramuka! Mendapat ide dari film Alvin and The Chipmunk tanpa pikir panjang besoknya aku langsung beli tupai, entah setan apa yang merasukiku, hasrat untuk memelihara tupai sudah tak tertahankan lagi. Seperti pengalaman, ada beberapa hal yang perlu diketahui mengenai tupai:
- Kotoran tupai itu ternyata tidak banyak, dalam sehari kira-kira cuma 3 butir (kayak minum obat aja) bentuknya seperti kotoran tikus tapi lebih kecil dan kering (asal jangan diberi makan serangga)
- Urin tupai baunya tidak pesing
- Tupai suka kehangatan, siapkan kandang yang hangat buat tupai, bisa kandang hamster yang dikasih kotak khusus asal jangan kandang kuda aja
- Jangan pernah membuat gerakan mendadak di dekat tupai, karena tupai mudah kaget bukannya jantungan tapi emang sifat alami tupai seperti itu
- Jangan pernah memandikan tupai, karena justru akan merusak bulunya. Bulu tupai secara alami akan bersih sendiri tanpa perlu dicuci
- Tupai sangat mudah dehidrasi, jangan sampai telat memberi minum
Dengan memelihara tupai ini, membuktikan bahwa aku seorang penyayang binatang (penyayang binatang kok beli binatang yang hidup di alam bebas). Maksud hati memeluk gunung tidak ingin merusak habitat alami tupai, tetapi cuma ingin menyelamatkan si tupai dari pedagang yang telah mengambil si tupai dari induknya.
| Print article | This entry was posted by Alam on June 29, 2010 at 08:57, and is filed under Alam the Explorer. Follow any responses to this post through RSS 2.0. You can leave a response or trackback from your own site. |


about 2 months ago
okeoke….
about 2 months ago
He,,he,,wh dri inspirasi film yh, Sy lbh sng plihara ikan hias atau kura2, cool aja pkoknya…
about 1 month ago
Saya malah senang wktu kecil dlu nembakin tupai dg ketapel…:D tpi skrg gak lgilah,walopun gak tlalu suka dg binatang.
Salam kenal, keep share
about 1 month ago
daging tupai enak g si?
salam kunjung..kunjungi blogku juga yo lam..