SEO dan Promosi Perpustakaan
Promosi atau pemasaran merupakan upaya untuk memberitahukan atau menawarkan produk atau jasa pada dengan tujuan menarik calon konsumen untuk membeli atau mengkonsumsinya. Tujuan promosi di antaranya adalah, menyebarkan informasi produk kepada target pasar potensial, untuk mendapatkan kenaikan penjualan dan profit/laba, untuk mendapatkan pelanggan baru dan menjaga kesetiaan pelanggan, untuk menjaga kestabilan penjualan ketika terjadi lesu pasar, membedakan serta mengunggulkan produk dibanding produk pesaing, membentuk citra produk di mata konsumen sesuai dengan yang diinginkan, mengubah tingkah laku dan pendapat konsumen. Perpustakaan pun sangat butuh kegiatan promosi ini. Namun mengingat perpustakaan merupakan lembaga nonprofit dimana tidak mengambil keuntungan maka tujuan dari promosi perpustakaan perlu ditinjau kembali. Banyak cara yang bisa dilakukan untuk promosi, dan untuk saat ini kepopuleran justru kebanyakan melalui jalur dunia maya, sehingga media online merupakan media promosi yang cukup berpengaruh.
Ada beberapa alasan mengapa perpustakaan perlu melakukan kegiatan promosi. Pertama, dengan tujuan agar perpustakaan tersebut diketahui banyak orang. Kedua, sebagai langkah untuk melakukan pendidikan pemakai. Ketiga, ingin menunjukkan bahwa perpustakaanya pantas dikenal orang. Berbagai cara bisa dilakukan untuk berpromosi, salah satunya dengan media online, seperti website, jejaring sosial. Nancy Dowd, dalam buku Bite-Sized Marketing Realistic Solutions for the Over Worked Librarian, mengemukaan bahwa alat promosi baru yang bisa digunakan adalah, website, blog, layanan iklan, presentasi (power point), jejaring sosial (twitter, facebook) dan beberapa media online lain.
Search Engine Optimization disingkat SEO, merupakan suatu teknik optimasi website dengan tujuan agar website tersebut mudah ditemukan pada Search Engine Result Page atau SERP. Dengan SEO, website perpustakaan akan lebih dikenal di search engine, ini dapat menjadi bekal untuk menaikkan citra perpustakaan, bahkan bisa menjadi angka kredit sendiri bagi pustakawan jika tulisannya bisa dimuat dalam website dan diakses oleh khalayak.
